Derasnya hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (6/2/2013) membuat
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, banjir setinggi 40-50 cm.
Kendaraan yang melintas pun berebutan masuk ke jalur cepat yang tidak
terendam air.
Banjir terparah di mulai depan Gedung Sampoerna
Strategic yang mengarah ke arah Semanggi. Sejumlah pengedara terpaksa
melambatkan laju kendaraan mereka.
Sementara pengendara roda dua
yang takut mogok dan terendam kendaraannya terpaksa memotong menaiki
trotoar jalur cepat di sebelahnya yang tidak tergenang karena berada
lebih tinggi.
Genangan setinggi lutut itu diduga karena saluran
air atau gorong-gorong yang ada tidak mampu menampung volume air hujan
yang lebat sebelumnya.
Ari seorang pekerja di Gedung Sampoerna
Strategic mengatakan hal itu terjadi sewaktu hujan deras yang mengguyur
beberapa jam lalu.
"Baru hujan langsung kayak gini. Itu gara-gara kali Krukut penuh jadi meluap," kata Ari, kepada Kompas.com, Rabu (6/2/2013).
Menurutnya,
hal itu mengakibatkan air sempat mencapai hampir pinggang orang dewasa.
"Ada selutut mah lebih tadi abis hujan gede. Ya kalau (kendaraan) bisa
lewat mah jago,"
chandra
Rabu, 10 April 2013
Anjing Termahal Di Dunia
Banyak orang mengklaim uang tidak
mampu membeli perasaan cinta.
Namun, dengan 945 ribu
poundsterling (Rp13,2 miliar), Anda bisaLari pagi'a masih ?
Lari pagi dmna? membeli 'sahabat' termahal di
dunia.Anjing sering dianggap sebagai
sahabat setia manusia. Seekor anjing
Mastiff Tibet merah menjadi anjing
termahal di dunia setelah dijual
dengan 945 ribu poundsterling.
Anjing bernama Big Splash ini dibeli pengusaha batubara jutawan dari
utara China yang tidak disebutkan
namanya.
Beruntung, sang pemilik baru tidak
keberatan mengeluarkan biaya besar
untuk pola makan Big Spalsh yang
memiliki berat 286 pound (setara
dengan pemain rugby), di antaranya
ayam, daging sapi, mentimun laut, dan abalone.
"Kami sudah menghabiskan banyak uang untuk membesarkan anjing ini.
Kami juga harus membayar gaji
beberapa staf, " ujar pemilik sebelumnya, Lu Liang.
Big Splash merupakan spesies
sempurna untuk dikembangbiakkan
lagi karena berusia matang, 11 bulan.
Harga tinggi memang pantas bagi
anjing tersebut mengingat Mastiff
Tibet dianggap sebagai simbol kesejahteraan di China.
Sama seperti perhiasan dan mobil
mewah bagi kebanyakan masyarakat
kelas atas. Anjing itu dianggap mulia
dan mampu memberkati pemiliknya
dengan kesehatan dan keamanan
yang sempurna.
Anjing Tibet dipercaya memiliki jiwa
biarawan dan biarawati yang tidak
cukup mampu bereinkarnasi sebagai
manusia atau kembali ke Shambhala,
alam surgawi.
Anjing tersebut juga sangat cerdas
dan sensitif terhadap bahaya,
sehingga biasanya digunakan untuk
menjaga ternak dan anak-anak.
Jika Anak Suka Merusak Barang
kemarahan anak harus disikapi dengan tepat
Pernahkah mendengar bahwa anak-anak memiliki hasrat yang luar biasa untuk mencari tahu dan melakukan eksplorasi. Ia ingin , misalnya menghancurkan mobil-mobilan agar ia tahu apa yang ada didalamnya, atau melemparkan mainannya ke dinding untuk melihat mainannya itu memantul lagi atau tidak. Seorang anak juga bisa melemparkan mainanya keluar jendela untuk melihat apa yang terjadi ketika mainannya itu jatuh.
Terkadang, anak juga melakukan pengrusakan karena marah yang terpendam dalam hatinya. Ia mengungkapkan kemarahannya dengan merusak barang. Anak memiliki gejolak emosi yang keluar dalam bentuk demikian. Menghadapi hal seperti itu, apa yang harus dilakukan dalam menghadapinya? Menghukum? Jangan!
Biarkan saja. Membiarkan ini dalam artian yang positif, maksudnya memberikan kesempatan kepada anak untuk mencari tahu dan mengambil hal positif darinya. Karena kadang anak melakukan pengrusakan itu hanya untuk menguji perhatian orang tua.
Jika orang tuanya tidak merespon, biasanya ia tidak jadi merusak dan beralih ke objek yang lain. Kesimpulannya, seorang anak pasti mengalami ledakan-ledakan emosional. Ia memiliki dorongan untuk merusak barang untuk itu berikan kesempata anak untuk melampiaskan kemarahannya selama tidak membahayakan dirinya atau orang lain.
Menyetop tingkah laku merusak anak, tidak dengan cara menghukum. Misalnya dengan cara melarang. Ketika dilarang sudah merespon larangan tersebut, sebaiknya orang tua bertanya apa yang dikehendaki anak. Jika yang dikehendaki anak tidak mungkin dituruti, berilah penjelasan. Setelah memberi penjelasan secukupnya, ajaklah anak untuk bermain, permainan yang paling disukainya.
Jika sesuatu atau benda yang akan dilempar akan merusak atau membahayakan yang lain atau dirinya sendiri, segera hentikan. Ambil segera, jangan merebut. Jika benda tersebut tajam dan anak tidak mau melepaskannya, pegang saja dan bujuk untuk melepaskannya. Katakan saja bahwa benda yang dipegangnya bisa melukai orang lain. Jangan lupa mengucapkan terima kasih dan memeluknya ketika benda tersebut dilepaskan.
Saat memberi penjelasan, jangan lupa minta anak untuk menjelaskan alasan pengerusakan atau alasan marahnya. Hal ini dilakukan untuk memunculkan rasa tanggung jawab dan rasa bersalah. Pola komunikasi ini sebaiknya dilakukan saat anak dalam keadaan tenang agar anak merasa aman dan nyaman.
Orang tua juga harus memberikan pemahaman bahwa jika ingin meluapkan meluapkan keinginan atau marahnya haruslah dengan cara-cara yang lebih tepat.
Mengasuh anak memang tidak semudah teori-teori psikologi, buku-buku yang banyak beredar bahkan tak semudah menuliskan artikel ini. Tetapi teori, buku, dan berbagai artikel adalah short card-nya karena anak-anak punya punya karakter yang berbeda.
GITARIS KLASIK INDONESIA
ANDRE INDRAWAN HALIM
Lahir di Bandung. Belajar pada gitaris Belanda Jos Bredie, John Legoh, Iqbal Taher dan Iwan Irawan. Masuk Akademi Musik Indonesia (sekarang Jurusan Musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta) pada tahun 1981 lulus pada tahun 1986. Tahun 1994 menyelesaikan studi Master dalam bidang ilmu-ilmu Humaniora dengan minat kajian etnomusikologi di UGM dengan predikat Cum-Laude. Tahun 2000 mendapat gelar Master of Music di bidang teaching and performance dari The University of Melbourne Australia. Tahun 1997 Meraih kualifikasi performance tertinggi di bidang gitar klasik dari Yamaha Music Foundation dan diploma Licentiate in Music Australia (LMusA) dari AMEB.
Prestasinya antara lain juara 1 kompetisi gitar klasik se-Jawa Barat (1976), Festival Gitar Indonesia di Jakarta (1977 dan 1995), Surabaya (1978) dan 2nd South East asian Guitar Festival di Bangkok Thailand (1978)
Debutnya pertama dilakukan di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki. Ia merupakan gitaris Indonesia pertama yang menampilkan Concierto de Aranjuez bersama Nusantara Chamber Orchestra di Hotel Hilton Jakarta tahun 1991. Tahun 1999 pernah menampilkan recitalnya di Gryphon Gallery dan Melba Hall, The University of Melbourne. Tahun 1996 bersama Rahmat Raharjo membentuk Yogyakarta Guitar Duo.
Menjadi dosen gitar di Institut Seni Indonesia dan pengajar di YMI.
RAHMAT RAHARJO
Lahir di Ambon tahun 1974. Belajar gitar klasik sejak usia 12 tahun di YMI Yogyakarta. Guru gitar pertamanya adalah M. Nasrun. Setamat SMA belajar pada Andre Indrawan di Institut Seni Indonesia dengan minat utama musikologi. Tahun 1999 memperoleh diploma Licentiate in Music Australia dari Australian Music Examination Boards (AMEB). Karena menang pada Spanish Guitar Awards tahun 2001 ia mendapat beasiswa untuk belajar gitar pada Josep Henriquez di Granollers Conservatory of Music, Barcelona, Spanyol. Beberapa kali menjadi solis dari ISI Symphony Orchestra. Bersama Anton Asmonodento, Dhany Soesanto dan Setyobudi R. Situmorang membentuk Jawadwipa Guitar Ensemble. Bersama Andre Indrawan membentuk Yogyakarta Guitar Duo. Prestasinya antara lain tiga kali Grand Prize (1992, 1996, 1999) pada Festival Gitar Indonesia dan empat kali juara 2 pada fesival yang sama (1990, 1994, 1995, dan 1997). Juara 1 Spanish Guitar Awards tahun 2001 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta.
Menjadi dosen gitar di Institut Seni Indonesia dan pengajar di YMI.
JUBING KRISTIANTO
Lahir di Semarang 9 April 1966. Belajar gitar pertama dari orang tuanya. Usia 15 tahun belajar pada Hartono Lukito. Menjadi juara Festival Gitar Yamaha Indonesia sebanyak 4 kali (1987, 1992, 1994, dan 1995). Meraih Distinguished Award Yamaha South East Asian Guitar Festival 1984 di Hongkong. Jubing adalah lulusan Jurusan Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Sebelum memutuskan menjadi gitaris profesional pada bulan Juli 2003, dia bekerja sebagai reporter dan editor Tabloid NOVA. Sebelumnya, tahun 2001 ia ikut mendirikan kelompok Gitaris Kantoran.
Kini ia adalah pengajar dan penguji gitar di Yayasan Musik Indonesia. Sejak tahun 2004 menjadi penguji tamu bidang gitar di Yayasan Pendidikan Musik. Sebagai gitaris, Jubing bergabung dalam Kwartet Punakawan bersama pianis Jaya Suprana, bassis Heru Kusnadi dan perkusionis Junaedi Musliman. Ia juga terlibat dalam penggarapan album maupun pementasan musikalisasi puisi Sapardi Joko Damono oleh kelompok Dua Ibu bersama gitaris Umar Muslim.
Komposisi dan aransemen gitar karya Jubing sebagian ditampilkan di www.oocities.com/jubing. Salah satunya, “Capuccino Rumba”, dimuat di majalah gitar Amerika Serikat "Soundboard" edisi XXVII No 1 Tahun 2000. Oktober 2005 kamus gitar yang ia susun diterbitkan PT Gramedia dengan judul “Gitarpedia”.
GITARIS KANTORAN
Julukan yang diberikan wartawan Kompas dalam tulisan tentang sekelompok pegawai kantor yang hobi main gitar dan kemudian mengorganisir sendiri konser mereka pada tahun 2001. Mereka adalah Jubing Kristianto, Daniel Tjahja, Erfan Suryobuwono, Iwan Susanto, dan Rudi Hamid.
SUDIRMAN LEMAN
Sudirman Leman mulai belajar musik pada usia 10 tahun di Yayasan Pendidikan Musik. Pendidikan lanjutannya dilakukan di Universitas Musik dan Seni Drama, Graz, Austria, di bawah bimbingan Prof Dr Leo Witoszynskyj. Witoszynskyj sendiri pernah jadi murid gitaris legendaris Andres Segovia dan Luise Walker. Pada bulan Juni tahun 2000 ia menyelesaikan program Mastef of Arts-nya.
David Russel dari Inggris, sempat mengatakan tentang Sudirman, "Ada musik yang mengalir dari jemarinya, satu seni yang halus..."
IWAN TANZIL
Lahir tahun 1963. Ia mulai bermain gitar pada umur 14 tahun. Guru-gurunya di Indonesia antara lain Johny Legoh dan Rainer Wildt. Selesai SMA tahun 1983, ia melanjutkan studi musik di Hochschule der Kuenste Berlin ( Sekolah Tinggi Seni Berlin) di bawah bimbingan Mariangeles Sanchez Benimeli (murid Andres Segovia dan Emilio Pujol), kemudian pada Prof. Martin Rennert.
Selama belajar dia aktif mengikuti masterclass dari gitaris-gitaris top dunia antara lain Javier Hinojosa (spesialis musik Renaisans dan Barok), Vladimir Mikulka, Angelo Gilardino, Roberto Aussell, dan Manuel Barrueco.
Tahun 1988 ia menyelesaikan studinya di bidang Concertguitar dan melanjutkannya ke jenjang "Kuenstlerische Reifeprüfung" (Ujian kematangan seorang artis / Concert Diploma) yg diselesaikan tahun 1991. Keduanya lulus dengan pujian (with Honour).
Tahun 1989, dalam usia 26 tahun ia menjuarai kompetisi gitar international Concorso Internazionale La Conquista della Chitarra Classica di Milano, Italia. Sejak itu ia aktif konser berkeliling Jerman, Polandia, Italia, Spanyol, Korea Selatan, Jerman, dan juga Indonesia. Di konsernya ia juga memainkan musik Renaisans dan Barok dengan menggunakan instrumen aslinya seperti vihuela dan gitar Barok/Renaisans. Ia telah membuat 5 CD, di antaranya album karya komplet Heitor Villa-lobos.
Pujian untuk konser dan rekamannya mengalir dari dari majalah Gitarre und Laute (Jerman dan edisi Jepang), Classical Guitar London (Inggris), Les Cahier de la Musigue (Perancis), Guitar Aktuel (Jerman), Seicorde (Italia), juga dari berbagai kritikus musik di surat-surat kabar di banyak negara Eropa, Afrika, dan Asia.
Sebagai gitaris konser, Tanzil bekerja sama dengan banyak komposer terkenal seperti: Nikita Koshkin (Rusia), Bredemeyer , Von Schweinitz, Stahmer (Jerman ), Carlo Domeniconi (Italia), Jaime M. Zenamon (Brazil), Il Ryun Chung (Korea), dan masih banyak lagi. Dari kerja sama ini lahir berbagai karya untuk gitar yang khusus ditulis (dedication) untuknya. Tanzil juga menjabat sebagai editor di perusahaan penerbitan musik terkemuka Edition Margaux /Verlag Neue Musik (Berlin), AMA Verlag (Brühl), dan Musik Verlag Vogt und Fritz (Schweinfurt).
ANTON ASMONODENTO
Lahir 9 juni 1974. Belajar gitar pada Setyobudi R. Situmorang, Rahmat Raharjo dan andre Indrawan. Lulusan Teknik Arsitektur dan Magister Management Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Tahun 1999 menyelesaikan Guitar Performing Grade VIII dan Music Theory Grade V Australian Music Examination Boards. Finalis Spanish Guitar awards 2001 di Jakarta.Personel Jawadwipa Guitar Ensemble. Pengajar gitar di Wisma Musik Amabile Yogyakarta.
Lahir di Bandung. Belajar pada gitaris Belanda Jos Bredie, John Legoh, Iqbal Taher dan Iwan Irawan. Masuk Akademi Musik Indonesia (sekarang Jurusan Musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta) pada tahun 1981 lulus pada tahun 1986. Tahun 1994 menyelesaikan studi Master dalam bidang ilmu-ilmu Humaniora dengan minat kajian etnomusikologi di UGM dengan predikat Cum-Laude. Tahun 2000 mendapat gelar Master of Music di bidang teaching and performance dari The University of Melbourne Australia. Tahun 1997 Meraih kualifikasi performance tertinggi di bidang gitar klasik dari Yamaha Music Foundation dan diploma Licentiate in Music Australia (LMusA) dari AMEB.
Prestasinya antara lain juara 1 kompetisi gitar klasik se-Jawa Barat (1976), Festival Gitar Indonesia di Jakarta (1977 dan 1995), Surabaya (1978) dan 2nd South East asian Guitar Festival di Bangkok Thailand (1978)
Debutnya pertama dilakukan di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki. Ia merupakan gitaris Indonesia pertama yang menampilkan Concierto de Aranjuez bersama Nusantara Chamber Orchestra di Hotel Hilton Jakarta tahun 1991. Tahun 1999 pernah menampilkan recitalnya di Gryphon Gallery dan Melba Hall, The University of Melbourne. Tahun 1996 bersama Rahmat Raharjo membentuk Yogyakarta Guitar Duo.
Menjadi dosen gitar di Institut Seni Indonesia dan pengajar di YMI.
RAHMAT RAHARJO
Lahir di Ambon tahun 1974. Belajar gitar klasik sejak usia 12 tahun di YMI Yogyakarta. Guru gitar pertamanya adalah M. Nasrun. Setamat SMA belajar pada Andre Indrawan di Institut Seni Indonesia dengan minat utama musikologi. Tahun 1999 memperoleh diploma Licentiate in Music Australia dari Australian Music Examination Boards (AMEB). Karena menang pada Spanish Guitar Awards tahun 2001 ia mendapat beasiswa untuk belajar gitar pada Josep Henriquez di Granollers Conservatory of Music, Barcelona, Spanyol. Beberapa kali menjadi solis dari ISI Symphony Orchestra. Bersama Anton Asmonodento, Dhany Soesanto dan Setyobudi R. Situmorang membentuk Jawadwipa Guitar Ensemble. Bersama Andre Indrawan membentuk Yogyakarta Guitar Duo. Prestasinya antara lain tiga kali Grand Prize (1992, 1996, 1999) pada Festival Gitar Indonesia dan empat kali juara 2 pada fesival yang sama (1990, 1994, 1995, dan 1997). Juara 1 Spanish Guitar Awards tahun 2001 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta.
Menjadi dosen gitar di Institut Seni Indonesia dan pengajar di YMI.
JUBING KRISTIANTO
Lahir di Semarang 9 April 1966. Belajar gitar pertama dari orang tuanya. Usia 15 tahun belajar pada Hartono Lukito. Menjadi juara Festival Gitar Yamaha Indonesia sebanyak 4 kali (1987, 1992, 1994, dan 1995). Meraih Distinguished Award Yamaha South East Asian Guitar Festival 1984 di Hongkong. Jubing adalah lulusan Jurusan Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Sebelum memutuskan menjadi gitaris profesional pada bulan Juli 2003, dia bekerja sebagai reporter dan editor Tabloid NOVA. Sebelumnya, tahun 2001 ia ikut mendirikan kelompok Gitaris Kantoran.
Kini ia adalah pengajar dan penguji gitar di Yayasan Musik Indonesia. Sejak tahun 2004 menjadi penguji tamu bidang gitar di Yayasan Pendidikan Musik. Sebagai gitaris, Jubing bergabung dalam Kwartet Punakawan bersama pianis Jaya Suprana, bassis Heru Kusnadi dan perkusionis Junaedi Musliman. Ia juga terlibat dalam penggarapan album maupun pementasan musikalisasi puisi Sapardi Joko Damono oleh kelompok Dua Ibu bersama gitaris Umar Muslim.
Komposisi dan aransemen gitar karya Jubing sebagian ditampilkan di www.oocities.com/jubing. Salah satunya, “Capuccino Rumba”, dimuat di majalah gitar Amerika Serikat "Soundboard" edisi XXVII No 1 Tahun 2000. Oktober 2005 kamus gitar yang ia susun diterbitkan PT Gramedia dengan judul “Gitarpedia”.
GITARIS KANTORAN
Julukan yang diberikan wartawan Kompas dalam tulisan tentang sekelompok pegawai kantor yang hobi main gitar dan kemudian mengorganisir sendiri konser mereka pada tahun 2001. Mereka adalah Jubing Kristianto, Daniel Tjahja, Erfan Suryobuwono, Iwan Susanto, dan Rudi Hamid.
SUDIRMAN LEMAN
Sudirman Leman mulai belajar musik pada usia 10 tahun di Yayasan Pendidikan Musik. Pendidikan lanjutannya dilakukan di Universitas Musik dan Seni Drama, Graz, Austria, di bawah bimbingan Prof Dr Leo Witoszynskyj. Witoszynskyj sendiri pernah jadi murid gitaris legendaris Andres Segovia dan Luise Walker. Pada bulan Juni tahun 2000 ia menyelesaikan program Mastef of Arts-nya.
David Russel dari Inggris, sempat mengatakan tentang Sudirman, "Ada musik yang mengalir dari jemarinya, satu seni yang halus..."
IWAN TANZIL
Lahir tahun 1963. Ia mulai bermain gitar pada umur 14 tahun. Guru-gurunya di Indonesia antara lain Johny Legoh dan Rainer Wildt. Selesai SMA tahun 1983, ia melanjutkan studi musik di Hochschule der Kuenste Berlin ( Sekolah Tinggi Seni Berlin) di bawah bimbingan Mariangeles Sanchez Benimeli (murid Andres Segovia dan Emilio Pujol), kemudian pada Prof. Martin Rennert.
Selama belajar dia aktif mengikuti masterclass dari gitaris-gitaris top dunia antara lain Javier Hinojosa (spesialis musik Renaisans dan Barok), Vladimir Mikulka, Angelo Gilardino, Roberto Aussell, dan Manuel Barrueco.
Tahun 1988 ia menyelesaikan studinya di bidang Concertguitar dan melanjutkannya ke jenjang "Kuenstlerische Reifeprüfung" (Ujian kematangan seorang artis / Concert Diploma) yg diselesaikan tahun 1991. Keduanya lulus dengan pujian (with Honour).
Tahun 1989, dalam usia 26 tahun ia menjuarai kompetisi gitar international Concorso Internazionale La Conquista della Chitarra Classica di Milano, Italia. Sejak itu ia aktif konser berkeliling Jerman, Polandia, Italia, Spanyol, Korea Selatan, Jerman, dan juga Indonesia. Di konsernya ia juga memainkan musik Renaisans dan Barok dengan menggunakan instrumen aslinya seperti vihuela dan gitar Barok/Renaisans. Ia telah membuat 5 CD, di antaranya album karya komplet Heitor Villa-lobos.
Pujian untuk konser dan rekamannya mengalir dari dari majalah Gitarre und Laute (Jerman dan edisi Jepang), Classical Guitar London (Inggris), Les Cahier de la Musigue (Perancis), Guitar Aktuel (Jerman), Seicorde (Italia), juga dari berbagai kritikus musik di surat-surat kabar di banyak negara Eropa, Afrika, dan Asia.
Sebagai gitaris konser, Tanzil bekerja sama dengan banyak komposer terkenal seperti: Nikita Koshkin (Rusia), Bredemeyer , Von Schweinitz, Stahmer (Jerman ), Carlo Domeniconi (Italia), Jaime M. Zenamon (Brazil), Il Ryun Chung (Korea), dan masih banyak lagi. Dari kerja sama ini lahir berbagai karya untuk gitar yang khusus ditulis (dedication) untuknya. Tanzil juga menjabat sebagai editor di perusahaan penerbitan musik terkemuka Edition Margaux /Verlag Neue Musik (Berlin), AMA Verlag (Brühl), dan Musik Verlag Vogt und Fritz (Schweinfurt).
ANTON ASMONODENTO
Lahir 9 juni 1974. Belajar gitar pada Setyobudi R. Situmorang, Rahmat Raharjo dan andre Indrawan. Lulusan Teknik Arsitektur dan Magister Management Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Tahun 1999 menyelesaikan Guitar Performing Grade VIII dan Music Theory Grade V Australian Music Examination Boards. Finalis Spanish Guitar awards 2001 di Jakarta.Personel Jawadwipa Guitar Ensemble. Pengajar gitar di Wisma Musik Amabile Yogyakarta.
PRINSIP KERJA MOTOR ARUS SEARAH (DC)
Motor
DC merupakan jenis motor yang menggunakan tegangan searah sebagai
sumber tenaganya. Dengan memberikan beda tegangan pada kedua terminal
tersebut, motor akan berputar pada satu arah, dan bila polaritas dari
tegangan tersebut dibalik maka arah putaran motor akan terbalik pula.
Polaritas dari tegangan yang diberikan pada dua terminal menentukan
arah putaran motor sedangkan besar dari beda tegangan pada kedua
terminal menentukan kecepatan motor.
Motor DC memiliki 2 bagian dasar :
1. Bagian
yang tetap/stasioner yang disebut stator. Stator ini menghasilkan medan
magnet, baik yang dibangkitkan dari sebuah koil (elektro magnet)
ataupun magnet permanen.
2. Bagian yang berputar disebut rotor. Rotor ini berupa sebuah koil dimana arus listrik mengalir.
Gaya
elektromagnet pada motor DC timbul saat ada arus yang mengalir pada
penghantar yang berada dalam medan magnet. Medan magnet itu sendiri
ditimbulkan oleh megnet permanen. Garis-garis gaya magnet mengalir
diantara dua kutub magnet dari kutub utara ke kutub selatan. Menurut
hukum gaya Lourentz, arus yang mengalir pada penghantar yang terletak
dalam medan magnet akan menimbulkan gaya. Gaya F, timbul tergantung
pada arah arus I, dan arah medan magnet B.
|
Belitan
stator merupakan elektromagnet, dengan penguat magnet terpisah F1-F2.
Belitan jangkar ditopang oleh poros dengan ujung-ujungnya terhubung ke
komutator dan sikat arang A1-A2. Arus listrik DC pada penguat magnet
mengalir dari F1 menuju F2 menghasilkan medan magnet yang memotong
belitan jangkar. Belitan jangkar diberikan listrik DC dari A2 menuju ke
A1. Sesuai kaidah tangan kiri jangkar akan berputar berlawanan jarum
jam.
Gaya
elektromagnet pada motor DC timbul saat ada arus yang mengalir pada
penghantar yang berada dalam medan magnet. Medan magnet itu sendiri
ditimbulkan oleh megnet permanen. Garis-garis gaya magnet mengalir
diantara dua kutub magnet dari kutub utara ke kutub selatan. Menurut
hukum gaya Lourentz, arus yang mengalir pada penghantar yang terletak
dalam medan magnet akan menimbulkan gaya. Gaya F, timbul tergantung
pada arah arus I, dan arah medan magnet B. Arah gaya F dapat ditentukan
dengan aturan tangan kiri seperti pada gambar berikut.
Gambar Penentuan Arah Gaya Pada Kawat Berarus Listrik Dalam Medan Magnet
Dua Gol Alberto Goncalves Menangkan Arema
Alberto 'Beto' Goncalves menjadi bintang Arema setelah dua golnya memberikan tim Singo Edankemenangan 2-0 atas Persepam Madura United dalam lanjutan Indonesia
Super League (ISL).
Kemenangan itu mengangkat Arema ke peringkat dua usai mengoleksi nilai 30 dari 13 laga yang dijalani. Tim besutan Rahmad Darmawan itu menggeser Mitra Kukar dengan keunggulan satu angka.
Torehan dua gol yang dilesakkan Beto itu membuat striker Arema ini menempati posisi teratas pencetak gol terbanyak musim ini bersama Boaz Solossa dan Cristian Gonzales dengan torehan sepuluh gol.
Sedangkan kekalahan ini membuat Persepam tidak memperoleh kemenangan di tiga laga terakhir mereka. Hasil itu menempatkan Persepam di peringkat sepuluh dengan nilai 18 dari 14 laga.
Arema yang tidak mau tercecer dari pemuncak klasemen Persipura Jayapura sudah melakukan tekanan sejak awal laga. Aksi Greg Nwokolo dan Beto membuat barisan pertahanan Persepam bekerja keras.
Kendati memaksa Persepam memperkuat pertahanan, Arema menemui jalan buntu untuk menjebol gawang tim tamu. Penyelesaian akhir yang buruk membuat gawang Persepam tidak mendapatkan ancaman berarti.
Sebaliknya, serangan balik cepat Persepam sempat merepotkan barisan belakang tuan rumah. Kurnia Meiga terpaksa menepis bola untuk menghalau tendangan Anton Samba.
Menjelang babak pertama berakhir, Arema berhasil memecahkan kebuntuan mereka melalui eksekusi penalti Beto. Hadiah penalti diberika wasit menyusul pelanggaran handsball pemain Persepam di kotak terlarang.
Seperti halnya di babak pertama, Arema tetap memperlihatkan permainan agresif di babak kedua. Publik di Stadion Kanjuruhan kembali bersorak kegirangan setelah Beto menanduk bola tendangan bebas Kayamba Gumbs untuk menggandakan keunggulan Arema di menit ke-51.
Walau tertinggal dua gol, kubu Persepam tidak mau menyerah begitu saja. Peluang diperoleh tim tamu selepas laga berjalan satu jam, tapi tendangan Khoirul Mashuda dapat diamankan Kurnia.
Pada menit ke-67, Arema berpeluang memperbesar keunggulan mereka, namun menemui kegagalan. Greg yang hanya berhadapan dengan Alfonsius Kevlan tidak bisa memperdayai kiper Persepam tersebut.
Arema selanjutnya hanya bisa menghadirkan peluang di waktu tersisa, karena papan skor tidak mengalami perubahan, dan tetap memperlihatkan skor 2-0 hingga pluit panjang ditiupkan wasit.
Kemenangan itu mengangkat Arema ke peringkat dua usai mengoleksi nilai 30 dari 13 laga yang dijalani. Tim besutan Rahmad Darmawan itu menggeser Mitra Kukar dengan keunggulan satu angka.
Torehan dua gol yang dilesakkan Beto itu membuat striker Arema ini menempati posisi teratas pencetak gol terbanyak musim ini bersama Boaz Solossa dan Cristian Gonzales dengan torehan sepuluh gol.
Sedangkan kekalahan ini membuat Persepam tidak memperoleh kemenangan di tiga laga terakhir mereka. Hasil itu menempatkan Persepam di peringkat sepuluh dengan nilai 18 dari 14 laga.
Arema yang tidak mau tercecer dari pemuncak klasemen Persipura Jayapura sudah melakukan tekanan sejak awal laga. Aksi Greg Nwokolo dan Beto membuat barisan pertahanan Persepam bekerja keras.
Kendati memaksa Persepam memperkuat pertahanan, Arema menemui jalan buntu untuk menjebol gawang tim tamu. Penyelesaian akhir yang buruk membuat gawang Persepam tidak mendapatkan ancaman berarti.
Sebaliknya, serangan balik cepat Persepam sempat merepotkan barisan belakang tuan rumah. Kurnia Meiga terpaksa menepis bola untuk menghalau tendangan Anton Samba.
Menjelang babak pertama berakhir, Arema berhasil memecahkan kebuntuan mereka melalui eksekusi penalti Beto. Hadiah penalti diberika wasit menyusul pelanggaran handsball pemain Persepam di kotak terlarang.
Seperti halnya di babak pertama, Arema tetap memperlihatkan permainan agresif di babak kedua. Publik di Stadion Kanjuruhan kembali bersorak kegirangan setelah Beto menanduk bola tendangan bebas Kayamba Gumbs untuk menggandakan keunggulan Arema di menit ke-51.
Walau tertinggal dua gol, kubu Persepam tidak mau menyerah begitu saja. Peluang diperoleh tim tamu selepas laga berjalan satu jam, tapi tendangan Khoirul Mashuda dapat diamankan Kurnia.
Pada menit ke-67, Arema berpeluang memperbesar keunggulan mereka, namun menemui kegagalan. Greg yang hanya berhadapan dengan Alfonsius Kevlan tidak bisa memperdayai kiper Persepam tersebut.
Arema selanjutnya hanya bisa menghadirkan peluang di waktu tersisa, karena papan skor tidak mengalami perubahan, dan tetap memperlihatkan skor 2-0 hingga pluit panjang ditiupkan wasit.
Gol Pedro Loloskan Barca ke Semifinal
Barcelona FC melangkah ke semifinal usai menyingkirkan PSG
dengan agregat 3-3 (unggul gol away). Hasil imbang 1-1 di Nou Camp pada
leg kedua cukup menghantarkan mereka lolos ke babak empat besar Liga
Champions 2012/2013.
Pada pertemuan pertama di Paris, Barca bermain imbang 2-2 menghadapi PSG. Dan pada leg kedua di Camp Nou, Kamis (11/04), kedua tim kembali bermain imbang 1-1. Gol dari PSG diciptakan oleh Javier Pastore sementara gol dari Barca dicetak Pedro.
Barcelona tetap tampil mendominasi meski tanpa sang superstar, Lionel Messi. Beberapa peluang telah mereka dapatkan pada sepuluh menit pertama. Namun, belum ada yang membahayakan bagi Salvatore Sirigu.
PSG kerap hanya mengandalkan serangan balik namun cukup efekti. Seperti melalui Zlatan Ibrahimovic, Lucas Moura, maupun Ezequiel Lavezzi. Sayang, higga babak pertama di tutup papan skor tetap berkedudukan 0-0.
Di awal babak kedua, publik tuan rumah dikejutkan dengan gol cepat Pastore. Lima menit babak kedua dimulai, pemain asal Argentina tersebut berhasil menjebol gawang Victor Valdes dengan tendangan mendatarnya. 1-0 untuk PSG.
Tak ingin tertinggal lebih lama, Barca akhirnya memasukkan Messi untuk menggantikan Cesc Fabregas. PSG kembali berupaya memperlebar jarak untuk memastikan langkah mereka. Sayang, upaya dari Ibra dan Pastore masih dapat digagalkan Valdes.
Publik Camp Nou akhirnya bergemuruh. Pedro menjadi penyelamat kali ini. Golnya menit ke-70 membuat kedudukan menjadi 1-1 dan tinggal selangkah lagi mereka memastikan lolos ke babak semifinal.
Di sisa pertandingan, PSG kerap melancarkan tekanan ke gawang tuan rumah. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada tambahan gol yang tercipta. Barca memastikan melaju ke semifinal dengan agregat 3-3 (unggul gol away).
Susunan pemain kedua tim:
Barcelona: Victor Valdes, Daniel Alves, Gerard Pique, Jordi Alba, Adriano (Bartra 62'), Cecs Fabregas (Lionel Messi 62'), Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Sergio Busquets, David Villa (Alex Song 84'), Pedro Rodriguez.
PSG: Salvatore Sirigu, Thiago Silva, Alex, Maxwell, Christophe Jallet (Gregory van der Wiel 88'), Marco Verratti (David Beckham 83'), Javier Pastore, Thiago Motta, Lucas, Ezequiel Lavezzi (Kevin Gameiro 81'), Zlatan Ibrahimovic.
Pada pertemuan pertama di Paris, Barca bermain imbang 2-2 menghadapi PSG. Dan pada leg kedua di Camp Nou, Kamis (11/04), kedua tim kembali bermain imbang 1-1. Gol dari PSG diciptakan oleh Javier Pastore sementara gol dari Barca dicetak Pedro.
Barcelona tetap tampil mendominasi meski tanpa sang superstar, Lionel Messi. Beberapa peluang telah mereka dapatkan pada sepuluh menit pertama. Namun, belum ada yang membahayakan bagi Salvatore Sirigu.
PSG kerap hanya mengandalkan serangan balik namun cukup efekti. Seperti melalui Zlatan Ibrahimovic, Lucas Moura, maupun Ezequiel Lavezzi. Sayang, higga babak pertama di tutup papan skor tetap berkedudukan 0-0.
Di awal babak kedua, publik tuan rumah dikejutkan dengan gol cepat Pastore. Lima menit babak kedua dimulai, pemain asal Argentina tersebut berhasil menjebol gawang Victor Valdes dengan tendangan mendatarnya. 1-0 untuk PSG.
Tak ingin tertinggal lebih lama, Barca akhirnya memasukkan Messi untuk menggantikan Cesc Fabregas. PSG kembali berupaya memperlebar jarak untuk memastikan langkah mereka. Sayang, upaya dari Ibra dan Pastore masih dapat digagalkan Valdes.
Publik Camp Nou akhirnya bergemuruh. Pedro menjadi penyelamat kali ini. Golnya menit ke-70 membuat kedudukan menjadi 1-1 dan tinggal selangkah lagi mereka memastikan lolos ke babak semifinal.
Di sisa pertandingan, PSG kerap melancarkan tekanan ke gawang tuan rumah. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada tambahan gol yang tercipta. Barca memastikan melaju ke semifinal dengan agregat 3-3 (unggul gol away).
Susunan pemain kedua tim:
Barcelona: Victor Valdes, Daniel Alves, Gerard Pique, Jordi Alba, Adriano (Bartra 62'), Cecs Fabregas (Lionel Messi 62'), Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Sergio Busquets, David Villa (Alex Song 84'), Pedro Rodriguez.
PSG: Salvatore Sirigu, Thiago Silva, Alex, Maxwell, Christophe Jallet (Gregory van der Wiel 88'), Marco Verratti (David Beckham 83'), Javier Pastore, Thiago Motta, Lucas, Ezequiel Lavezzi (Kevin Gameiro 81'), Zlatan Ibrahimovic.
Langganan:
Postingan (Atom)



